JERUK dan GIGI
Musin hujan telah datang. Beberapa daerah bahkan sudah mendapat kunjungan rutin dari sang banjir. Dan bulan ini sudah memasuki bulan Muharram dalam penanggalan Khomariyah. Orang Jawa biasa menyebutnya sebagai bulan Suro. Suatu bulan yang dianggap penuh mistik. Para sesepuh banyak yang berpesan agar meningkatan kewaspadaan karena bulan Suro itu bulan yang wingit, banyak mara bahaya dimana-mana. Tapi sebagai orang muda yang sok jadi pemikir aku merenungkan ucapan para pini sepuh itu. Hasilnya......., masih saja hati ini nyrekal alias membantah. Memangnya ada bulan lain yang tak wingit? Buktinya di bulan lain masih banyak terjadi kecelakaan, kebakaran, kelaparan, kerusuhan. Di bulan lain masih ada orang yang sakit, kecopetan, kena todong, tertipu dan kena rampok, baik sporadis maupun tersistem. Dan di waktu lain Malaikat Isro’il juga sibuk menjemput orang-orang yang telah habis masa kontraknya di dunia. So selalu ada bahaya mengintai di setiap saat. Di bulan yang “pe...